Minggu, 09 Januari 2011

imrithinan yukkkkkkkkk

bicara masalah santri ya tak bisa ketinggalan masalah nahwu dan shorof. materi yang mengajarkan tata cara pembacaan kitab kuning itu lekat banget keberadaannya di lingkup pondok pesantren salafy. ada kebanggan tersendiri ketika seorang santri bisa menguasai nahwu dan shorof kemudian diaplikasikan dengan membaca kitab kuning atau kitab gundul(tidak berharokat dan tak berterjemah). salah satu kitab yang mengajarkan itu adalah imrithi, kitab kecil yang berisi nadhoman tidak lebih dari 500 ini berisi ilmu-ilmu nahwu yang bisa dilagukan. dengan syair-syair yang mudah dilagukan dengan berbagai nada, memudahkan hafalan para santri. pengplikasian imrithi tidak hanya dijadikan sebagai nadhoman ketika mengawali ngaji bandongan dan sejenisnya. akan tetapi yang lebih utama adalah memahami makna dari isi yang terkandung dalam nadhoman imrithi. banyak pelajaran hidup yang bisa dia ambil dari sana kalau kita mau membuka hati untuk mendalaminya. tidak gampang memang, tapi dengan ketekunan dan kesungguhan dan yang pasti ridlo Allah ilmu itu bisa kita dapatkan.....
ingat "iso ra iso tetep:apalan, jamaah,wiridan, lalaran" kayake gitu low gak salah.

pokoknya tetep semangat dah kuncine,

2 komentar:

mutiefstillalive mengatakan...

tak oyak ah...kw wz pr??

Dian Afri mengatakan...

boleh2 selama saingane fair ja