Kamis, 07 Oktober 2010

Paperless ala Facebook

Bagi kita Facebook bukanlahn sesuatu yang asing apalagi tabu untuk diperbincangkan. Sebagian besar orang sudah paham dan sangat profesional dalam menggunakan facebook. Apalagi beberapa waktu yang lalu nama "facebook" sempat naik daun di media massa. Hampir semua media cetak ataupun elektronik menayangkannya, bahkan sampai menjadi topik utama perbincangan para ahli. Disebabkan sedikit ulah usilnya yang sampai ketangan polisi. Dengan headline besar "Facebook salah satu faktor kriminalitas". Bahkan hotspotan untuk situs facebookpun terfilter juga. Begitulah nasib facebook beberapa waktu lalu. Bukannya banyak yang hengkang dari facebook malah sebaliknya, orang-orang semakin berminat untuk menggunakan situs ini, meskipun namanya sudah tercoreng.

Ternyata selain menjadi biang kriminalitas facebook juga banyak manfaatnya. Salah satunya adalah sebagai ajang membiasakan diri untuk menulis. Disadari atau tidak, bagi orang yang sudah keranjingan dengan "FB" pasti setiap hari akan membuka situs ini. Walaupun cuma update status saja, tentang apa yang dirasakan ketika itu juga. Nah, jika hal itu terus terjadi pasti banyak sekali tulisan yang sudah dibuat. Bayangkan saja jumlah katanya sudah berapa apabila kita me-update status minimal tiga kali sehari, itu masih dalam bentuk kata, kalau kalimat pasti kan lebih banyak lagi. Itu belum dikalikan dengan jumlah hari sejak kita mengaktifkan situs pertemanan ini. Dari kebiasaan update status itu, secara tidak langsung kita juga membiasakan diri untuk menulis. Meskipun tidak tersusun secara baik, tapi setidaknya kebiasaan menulis sudah menjadi hal yang wajar pada diri kita.


Sisi positif dari penggunaan "FB" juga bisa mengurangi penggunaan kertas (paperless). Kita sudah tidak lagi menggunakan buku diary untuk curhat. Dengan update status cerita kita sudah terdokumentasikan, bahkan terkadang ada yeng memberi masukan atau komentar. Semisal "FB" itu berbentuk layaknya buku, sudah berapa lembar kertas yang kita gunakan untuk menulis. Akan tetapi perlu dingat juga facebook bukanlah tempat yang bisa kita gunakan untuk urusan-urusan yang sifatnya rahasia, karena situs ini merupakan jejaring pertemanan sosial yang bisa diakses siapa saja. Teknologi akan lebih bermanfaat apabila kita bisa menggunakannya secara bijak.


Tidak ada komentar: